Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Uniknya Tradisi Omed-omedan di Bali

Tradisi Omed-omedan
Denpasar - Ada ritual unik pada Ngembak Geni (sehari setelah perayaan Nyepi). Ritual yang  menjadi tradisi turun temurun itu adalah omed-omedan.

Omed-omedan diperkirakan ada sejak abad ke-17 dan terus berlangsung hingga saat ini. Omed-omedan berasal dari kata omed, yang berarti menarik. Tradisi unik ini digelar di Desa Adat Banjar Kaja, Sesetan Denpasar.

Ketua Panitia omed-omedan, I Made Aria Pramana, menuturkan bahwa sekali waktu di masa lalu, tradisi ini pernah ditiadakan. Tetapi, tiba-tiba di tengah desa muncul dua ekor babi hutan yang saling bertarung. Masyarakat Desa Sesetan menganggap hal tersebut sebagai pertanda buruk.

Melihat pertanda ini, sesepuh desa pun segera memanggil kembali para muda-mudi untuk berkumpul dan menyelenggarakan omed-omedan seperti biasa. Setelah kejadian itu, tradisi ini terus diadakan secara rutin sebagai upaya, agar desa terhindar dari malapetaka. Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra berharap, warisan budaya ini dapat terus lestari.

"Kami harapkan, melalui pelaksanaan kegiatan ini dapat melestarikan budaya omed-omedan dengan melibatkan seka teruna," ujarnya, Minggu 22 Maret 2015. Pelaksanaan omed-omedan ini diikuti 150 teruna (pemuda) dan teruni (pemudi) yang ada di Banjar Kaja.

Seluruh pemuda dan pemudi wajib untuk mengikutinya, karena ini merupakan tradisi sakral yang harus dilestarikan. Wali kota berharap, melalui kegiatan omed-omedan yang merupakan warisan leluhur yang cukup unik ini dapat menjadi salah satu daya tari pariwisata.

Dalam tradisi ini, para muda-mudi setempat dikelompokkan menjadi dua yaitu pria dan wanita. Sebelum ritual dimulai, seluruh peserta mengikuti upacara persembahyangan bersama di Pura Banjar. Setelah ritual sembahyang, ditampilkan pertunjukkan tari barong bangkung (barong babi) yang dimaksudkan untuk mengingat kembali peristiwa beradunya sepasang babi hutan di desa ini.

Kemudian, kedua kelompok ini berbaris berhadap-hadapan dipandu pecalang. Kemudian. Secara bergantian dipilih seorang dari masing-masing kelompok untuk diangkat dan diarak pada posisi paling depan barisan. Kedua kelompok ini, kemudian saling beradu dan kedua muda-mudi yang diposisikan paling depan harus saling berpelukan dan berciuman.

Saat keduanya saling berpelukan dan berciuman, masing-masing kelompok akan menarik kedua rekannya tersebut hingga terlepas. Jika kedua muda-mudi ini tidak juga dapat dilepaskan, panitia akan menyiram mereka dengan air hingga basah kuyup.



Penulis: -
Sumber: Viva.co.id

Tiga Kabupaten Ikut Agenda Wajib di Pesta Kesenian Bali 2015

Penari bali di acara PKB bali 2014
Denpasar - Pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-37 tahun 2015, setiap duta seni kabupaten/kota dituntut untuk bisa mengikuti seluruh agenda kesenian dari program unggulan yang telah ditetapkan dalam ajang PKB tahun ini.

Agenda tersebut mulai dari pawai, lomba, pergelaran, pameran, serasehan, serta dokumentasi.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas dan Kebudayaan Bali, Dewa Putu Beratha kepada Tribun Bali beberapa waktu lalu.

Dari data yang dimilikinya dan dikutip Tribun Bali, tercatat sekitar 22 ragam kesenian unggulan yang wajib diikuti oleh setiap duta seni kabupaten/kota, dalam pelaksanaan PKB yang akan berlangsung selama satu bulan penuh mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2015.

"Berdasarkan catatan Disbud Bali, sebagai penyelenggara PKB hanya tiga duta seni kabupaten/kota yang mengikuti seluruh program unggulan wajib dalam PKB ke-37 tahun ini, yakni Badung, Gianyar dan Denpasar," ujarnya.

Sedangkan, duta seni kabupaten/kota yang lain belum mampu memenuhi target dengan alasan terkendala faktor pendanaan atau dana operasional.

Seperti, Bangli yang tidak mengikuti program parade arja dan kesenian wayang kulit khas kabupaten/kota.

Sementara, Jembrana memilih absen dalam program parade arja, drama gong remaja, dan kesenian rekonstruksi, serta kesenian wayang kulit khas kabupaten/kota, begitu juga dengan beberapa kabupaten lainnya.



Penulis: -
Sumber: Tribun bali

Tradisi Perang Lumpur Usai Nyepi ala Pemuda Bali

Tradisi Perang Lumpur ala Pemuda Bali
Denpasar - Para pemuda di Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta, Badung, Bali menggelar tradisi unik usai perayaan hari Nyepi lewat perang lumpur.

Tradisi ini sarat dengan makna filososi sebagaimana diterangkan Humas Pemuda Eka Chanti, I Made Sudarsana bahwa aksi saling lempar lumpur itu turun temurun. Kata dia, perang lumpur itu dikenal dengan tradisi mebuug-buugan berasal dari kata Buug yang artinya tanah atau lumpur. "Mebuug-buugan berarti interaksi dengan menggunakan tanah atau lumpur," ulas Sudarsana, Minggu (22/3/2015)

Menariknya, tradisi ini sejatinya telah vakum selama 60 tahun dan mulai Nyepi tahun ini kembali dihidupkan. Awalnya, kawula muda di wilayah itu mencoba meneliti dan membangkitkan kembali tradisi itu dan mendapat respons positif tokoh masyarakat setempat.

Sudarsana mengungkapkan, tujuan tradisi itu tak lain untuk menetralisir hal-hal atau sifat buruk. Jadi, mebuug-buugan itu manusia divisualisasikan sebagai tanah atau lumpur sebagai wujud Bhutakala. "Kekotoran yang melekat pada manusia itulah yang harus dibersihkan," jelasnya.

Karenanya, pihaknya berharap tradisi di desanya bisa segera dicatatkan ke Dinas Kebudayaan sehingga tetap bisa dilestarikan. Konon, dalam tradisi itu, semua pesertanya bugil atau telanjang bulat. Lantaran, menuai kontroversi dan anak muda malu akhirnya mengalami kemandegan sosial.

Keberadaannya pun hilang seiring waktu. Meski pernah dibangkitkan kembali namun tetap belum bisa menemukan eksistensinya.

Hal sama disampaikan Ketua Karang Taruna Eka Chanti, I Wayan Yustisia Semarariana yang menyambut positif kreativitas anak muda di wilayahnya dalam upaya melestarikan warisan leluhur. "Tentu saja, kami senang tradisi ini diinisiasi kembali nantinya akan terus disosialisasikan kepada generasi muda lainnya," sambungnya.

Pihaknya berharap, tradisi ini bisa terus terjaga dengan baik karena sebenarnya sarat dengan nilai historis dan filosofisnya. Tidak hanya itu, di masa mendatang dengan kemasan yang lebih menarik bukan tidak mungkin warisan budaya leluhur iti bisa menjadi ikon Desa Adat Kedonganan.

Dalam perang lumpur itu, semua pesertanya adalah kaum laki-laki semua usia mulai anak-anak sampai orang tua. Dengan bertelanjang dada, mereka menggunakan kain khas Bali yang dilipat untuk menutup bagian terlarang. Mereka berperang bersama-sama dengan menggunakan lumpur saling lempar dalam suasana keceriaan dan kebersamaan.


Penulis: -
Sumber: Okezone

Kasus Penganiayaan Anak Warnai Nyepi di Bali

Kapolda Bali Irjen Ronny F. Sompie
Denpasar - Kapolda Bali Irjen Ronny F. Sompie, mengatakan pelaksanaan Hari Raya Nyepi pada Sabtu 21 Maret 2015, di Bali berlangsung aman dan kondusif.

Ia menerangkan selama perayaan Nyepi tersebut, tidak ada kasus kejahatan yang menonjol. "Kejadian menonjol tidak ada, antisipasi terorisme dan kegiatan yustisi tidak ada hal yang berkembang," jelas Ronny dalam pesan tertulisnya, Minggu (22/3/2015).

Kendati demikian, ada empat kasus yang terjadi yakni dua kasus pidana dan dua kasus terkait kamtibmas selama Nyepi.

"Di Polres Tabanan ada dua kasus, yang ikut ogoh-ogoh keracunan makanan tapi tidak ada korban meninggal, hanya dirawat di RSUD, dan kasus penganiayaan anak. Di Polres Bangli, terjadi kasus penganiayaan anak. Di Polres Karang Asem, ada satu kasus penemuan tulang belulang yang diduga manusia," jelasnya.

Sementara penerbangan keluar dan masuk wilayah Bali pada Minggu mulai pukul 06.00 WITA telah dibuka kembali.

Pada perayaan Nyepi, seluruh umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian dimana ada empat pantangan yang tidak boleh dilakukan selama satu hari penuh dimulai sejak Jumat tengah malam hingga Minggu pagi.

Empat Brata atau pantangan tersebut yakni Brata Amati Geni dimana umat tidak boleh menyalakan api, Brata Amati Lelanguan tidak boleh melaksanakan kegiatan yang berfoya-foya atau bersenang-senang secara berlebihan.

Brata Amati Lelungan tidak boleh berpergian, harus tetap diam di rumah dan Brata Amati Karya tidak boleh melakukan pekerjaan.


Penulis: -
Sumber: Okezone

Polisi: Situasi Selama Nyepi di Bali Aman

Pecalang Amankan Hari Raya Nyepi 2015
Denpasar - Kepolisian Daerah Bali menyatakan bahwa secara umum situasi di Pulau Dewata selama rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1937 berlangsung aman dan tidak ada gangguan keamanan yang menonjol.

"Kegiatan pengamanan selama Pengerupukan dan Nyepi tidak terjadi kasus yang menonjol," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Hery Wiyanto di Denpasar, Ahad.

Meski demikian, lanjut Hery, gesekan antarpemuda antarbanjar (dusun) sempat terjadi pada saat Pengerupukan atau sehari menjelang Hari Raya Nyepi, yang biasanya diwarnai arak-arakan "ogoh-ogoh" atau patung raksasa yang berwajah menyeramkan.

"Namun hal itu bisa diselesaikan secara musyawarah sehingga tidak berlanjut," ucapnya.

Sebelumnya menjelang pelaksanaan Nyepi yakni pada saat Pengerupukan, Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Ronny Frengky Sompie secara langsung memantau keamanan di dua wilayah hukum yakni di Denpasar dan Kabupaten Badung.

Mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri itu mengontrol pengamanan pawai "ogoh-ogoh" atau patung raksasa sehari menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1937 yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2015.

Pihak kepolisian, kata dia, berkoordinasi dengan petugas keamanan adat khas Pulau Dewata atau pecalang untuk memastikan keamanan rangkaian Hari Raya Nyepi.

Hari Raya Nyepi merupakan hari suci umat Hindu yang berlangsung selama 24 jam dengan empat pantangan atau catur brata penyepian yakni Amati Karya atau tidak boleh bekerja, Amati Geni atau tidak boleh menghidupkan api atau lampu, Amati Lelanguan atau tidak boleh bersenang-senang dan Amati Leluangaan atau tidak boleh bepergian.


Penulis: Hazliansyah
Sumber: Republika

Ngembak Nyepi, Suasana Bali Berangsur Normal

Pecalang berpatroli di jalan Tol Bali Mandara saat Hari Raya Nyepi
Bali - Ngembak Nyepi, sehari setelah umat Hindu menunaikan ibadah Tapa Beratha Penyepian Tahun Baru Saka 1937, Minggi (22/3/2015) suasana Bali  berangsur-angsur normal. Aktivitas masyarakat hari pertama memasuki Tahun Baru Saka 1937 secara bertahap mulai normal, namun warga setempat belum melakukan kegiatan secara maksimal.

Toko-toko sepanjang jalan trotoar di Kota Denpasar dan sekitarnya masih banyak yang tutup, namun sejumlah pasar tradisional mulai dikunjungi masyarakat, meskipun jalan-jalan masih tampak lengang.

Suasana hari raya masih menyelimuti Bali yang juga bertepatan pada hari Minggu, sehingga perkantoran pemerintah dan swasta di Bali libur, termasuk anak-anak sekolah.

Pada Ngembak Nyepi, masyarakat saling berkunjung ke keluarga atau kerabat dekat untuk saling maaf-memaafkan (silaturahim) atau mengunjungi objek-objek wisata untuk rekreasi. Masyarakat lainnya sudah mulai melakukan aktivitas, terlihat dari kehidupan pasar, seperti Pasar Badung dan Kumbasari yang sejak pagi hari itu sudah
cukup ramai.

Sementara itu, kesibukan ekstra dilakukan oleh tenaga kebersihan Kota Denpasar. Mereka bekerja keras menyingkirkan dan mengangkut sampah yang menumpuk di pemukiman maupun tepi jalan. Puluhan truk pengangkut sampah sudah beroperasi sejak pagi hari dari tempat-tempat pengumpulan sampah ke tempat pembuangan akhir di kawasan Suwung, pinggiran Kota Denpasar.

Dalam rangkaian perayaan Nyepi, umat Hindu melakukan berbagai kegiatan ritual yang banyak memproduksi sampah dari bekas banten/sesaji, serta aneka bungkus makanan-minuman ketika warga melakukan malam "pengerupukan" dengan mengarak ogoh-ogoh, boneka raksasa berwajah menyeramkan.


Penulis: -
Sumber:  Antara

Tutup Akhir Tahun, Kebakaran Melanda Denpasar

Denpasar - Kebakaran yang melanda komplek pertokoan di perempatan Jalan Imam Bonjol, Teuku Umar, dan Marlobor, Denpasar, mengejutkan warga kota yang tengah menikmati libur hari Natal dan Tahun Baru 2014.

Api menghanguskan toko Surya Ban, dan dua toko lainnya yang berdampingan. Terjadi sekira pukul 09.00 WITA.

"Api benar-benar bisa dikuasai sekira pukul 11.00 WITA. Sekarang masih pendinginan," jelas Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Denpasar Made Prapta, saat dihubungi, Kamis (26/12/2013).

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, karena pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data-data dan bukti di lapangan. Dari tiga toko yang terbakar, Surya Ban yang terparah, karena sebagian besar barang-barang di dalamnya gampang terbakar.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Denpasar mengerahkan sedikitnya empat unit mobil PMK untuk menjinakkan api. "Tadi, mobil-mobil PMK bolak balik mengambil air sungai tak jauh dari lokasi, ya sampai tujuh kali," imbuh Prapta.

Sampai saat ini, belum diketahui berapa kerugian akibat insiden di akhir tahun yang mengakibatkan arus lalu lintas macet beberapa lama mengingat lokasi persis dekat perempatan jalan.

Pemilik toko masih syok belum bisa dimintai keterangan terkait kebakaran tersebut. "Tadi waktu kami tanya, diam terus masih syok, belum ada laporan besaran kerugiannya," imbuh dia. (Snd)

Bali Persiapkan Kriket untuk PON Jabar

Denpasar - Bali mulai memilih atlet-atlet berbakat di cabang olahraga kriket dari kalangan pelajar untuk dipersiapkan pada perhelatan akbar tingkat nasional yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016.

"Saya bersyukur kepada Jawa Barat yang bersedia mempertandingkan Kriket cabang olahraga jenis baru di Indonesia pada arena PON nanti," kata Ketua Harian Pengprov Kriket Bali, Made Erawan MAP di Denpasar Kamis.

Ia menjelaskan, Bali sudah memiliki atlet-atlet Kriket berpengalaman bertanding ke mancanegara, tetap akan menjaring anak-anak muda terutama para pelajar menggemari olahraga ini.

Cabang olahraga kriket mulai diperkenalkan di kalangan pelajar di daerah ini dan dalam program sosialisasi tersebut dengan mendatangi sekolah akan bergandengan tangan dengan mahasiswa FPOK IKIP Bali.

Made Erawan mengaku, cabang olahraga Kriket masih terdengar asing di telinga masyarakat karena olahraga yang satu ini memang belum poluler di Indonesia.

Padahal, perkembangannya cukup pesat, yakni sudah ada pemprovnya pada 17 daerah di tanah air termasuk di Bali.

Kriket berbeda dengan olahraga kasti yang bersifat lokal, olahraga ini justru bersifat internasional, karena permainan yang telah lama dikenal masyarakat dunia, khususnya negara-negara berlatar belakang sejarah yang mengadopsi budaya dan tradisi bangsa Inggris, seperti India, Pakistan, Australia, dan sebagainya.

Esensi dasar dari olahraga ini adalah semangat dan keselarasan antara persaingan sehat dan kerja sama tim yang solid dan kompak. Atlet kriket Bali sudah sering berlaga di tingkat Internasional seperti di Australia, Jepang, India, Papua Nugini.

Atlet kriket Bali pernah juara dua tingkat nasional tahun 2011, oleh sebab itu Pengprov daerah ini lebih memasyarakatkan cabang olahraga jenis baru, maka pengprov kriket Bali menggandeng IKIP PGRI Bali.

Ketua Yayasan IKIP PGRI Bali Drs IGB Arthanegara, SH MPd, ketika dikonfirmasi menyatakan, pengelola perguruan tinggi swasta ini menyambut baik kerja sama tersebut. "Kami siap bekerja sama dengan Pemprov kriket Bali," kata dia. (Ant)

Perkebunan Jeruk Bali Gianyar Dipadati Wisatawan

Gianyar - Objek wisata perkebunan jeruk Bali di Kabupaten Gianyar, Bali, dipadati wisatawan dari kalangan pelajar selama musim liburan sekolah yang bersamaan dengan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2014.

"Sampai-sampai kami kewalahan karena wisatawan yang datang secara bergelombang," kata I Wayan Wartawan selaku pengelola objek wisata perkebunan jeruk Bali di Dusun Let, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Rabu.

Menurut dia, pelajar tersebut berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa yang mengunjungi objek wisata perkebunan itu.

Wayan Wartawan memberikan penjelasan kepada setiap kelompok yang datang ke lahan perkebunan miliknya seluas 4,5 hektare di utara Ibu Kota Kabupaten Gianyar itu.

"Memang mereka datang ke sini untuk belajar tata cara menanam jeruk, selain menikmati objek wisata perkebunan ini," ujarnya.

Di samping itu, para wisatawan juga mendapat kesempatan untuk mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik.

Setelah puas mengelilingi lahan perkebunan seluas 4,5 hektare itu, wisatawan masih mendapat membawa pulang jeruk Bali dan dapat menikmati kopi bubuk khas Kintamani.(Ant)

Ribuan Personel Polisi Amankan Pelantikan Pastika-Sudikerta

Denpasar - Sebanyak 1.017 personel dari Polda Bali dan Polresta Denpasar diturunkan untuk melakukan pengamanan terhadap pelantikan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali terpilih periode 2013-2018, Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Hariadi mengatakan, sebenarnya kekuatan personel yang diturunkan sebanyak 2/3 dari jumlah kekuatan yang ada di Polda Bali. "Sebenarnya itu merupakan bagian dari Operasi Mantapraja yang bertujuan untuk mengamankan seluruh proses dan tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali. Pelantikan itu merupakan bagian dari tahapan yang ada sehingga seluruh kekuatan dikerahkan termasuk melibatkan pasukan TNI, Satpol PP dan kesatuan lainnyan," ujarnya di Denpasar, Rabu (28/8).

Menurutnya, pengamanan dilakukan sesuai prosedur yang ada. Polri akan mengamankan dalam radius tertentu dari tempat pelantikan. Bahkan, beberapa ruas jalan yang dari dan menuju ke arah Kantor DPRD Bali dalam beberapa jam akan ditutup sementara dan akan dibuka usai pelantikan.

Seluruh pasukan akan ditempatkan sesuai pos dan tugasnya masing-masing. Bukan itu saja, pihak Polda Bali juga menyiapkan penembak jitu (sniper) guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama berlangsungnya seremoni pelantikan.

DPRD Bali meminta Polda Bali untuk mengoperasikan dua unit metal detektor di pintu masuk Gedung DPRD Bali. ”Khusus soal metal detector, memang kami yang meminta agar dioperasikan. Ini penting selain untuk kebutuhan pengamanan dalam pelantikan dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polda Bali sudah memiliki alat pendeteksi canggih tersebut,” kata Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Bali Putu Pande Malihana menyebut acara pelantikan itu akan dihadiri sekitar 600 undangan. “Kami menyebar sekitar 600 undangan,” ucap dia. (Arnoldus Dhae/Metro))

Dewa Budjana Bangun Museum Gitar di Bali

Denpasar - Saat ini Dewa Budjana bukan sekardar musisi yang andal bermain gitar, namun ia sudah menjadi seniman. Pasalnya semua seluk-beluk tentang gitar ia perdalam, sampai-sampai ia membuat museum gitar yang memamerkan gitar bernilai seni tinggi hasil kolaborasi seniman rupa terkenal tanah air di Ubud Bali.

Gitar gitar yang akan ada di museumnya nanti adalah gitar-gitar hasil sumbangan dari musisi dan gitarin Indonesia yang diolah dengan dlukis dipahar bahkan dipatri dengan bahan logam.

Akan ada koleksi dari artis dan gitaris Indonesia seperti Crisye (alm), Ian Antono, Eros, Baim, Roma Irama, dan harusnya semua yang bersedia menyumbang, karena mungkin 10 atau 20 tahun lagi saya dan teman-teman yang gitarnya ada di museum itu belum tentu dikenal lagi," ujar Budjana.

Sekarang museumnya tengah dalam pembangunan. rencananya akan dilaunching ssekitar awal tahun 2014. Sementara itu budjana sedang membuat buku yang berisi tentang cerita seni 36 gitar yang akan ada di museum itu nanti. Bukunya akan dirilis 30 Agustus tahun ini.

Dua Calon Gubernur Bali Sama-sama Yakin Menang


Denpasar - Dua pasangan yang berlaga dalam pemilihan Gubernur Bali 2013-2018 pada Rabu, 15 Mei 2013, sama-sama merasa menang. Pasangan  Puspayoga-Sukrawan (PAS) dan Pastika-Sudikerta (Pastikerta) sama-sama yakin unggul dengan melihat hasil hitung cepat. 

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristanto berharap semua pihak menghormati proses hitung cepat yang dilakukan berbagai lembaga survei. "Mari kita hormati seluruh hasil hitung cepat itu. Kita harus jaga Bali tetap kondusif," kata Hasto di kantor DPD PDIP Bali, di Denpasar, Rabu 15 Mei 2013.

Suasana kantor PDIP sendiri sudah semarak oleh kehadiran para kader yang melaporkan hasil penghitungan suara di TPS masing-masing. Setiap mereka datang dengan teriakan PAS, akan disambut gemuruh dengan yel-yel yang sama. Mereka yakin, PAS akan tetap unggul dalam penghitungan manual.

Sementara itu, calon Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta pendukungnya untuk tidak bergembira secara berlebihan. Meskipun, satu lembaga survei telah menyatakan dia sebagai pemenang dalam hitung cepat. "Hasilnya belum menunjukkan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Kita tidak boleh lengah karena selisih suara sangat tipis," ujarnya. 

Pastika merasa bersyukur karena pemilihan berjalan lancar. Ia berharap, perkembangan selanjutnya tetap ada dalam suasana damai meski terdapat perbedaan-perbedaan dalam pilihan dan dukungan. Ia mengatakan akan menunggu hasil hitung manual yang dilakukan KPU untuk mengetahui siapa pemenang pemilihan Gubernur Bali ini.

Dalam pemilihan kali ini, ada tiga lembaga survei yang melakukan penghitungan cepat. Hasilnya, PAS dinyatakan unggul oleh survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dengan perolehan suara 50,31 persen. Sedangkan Pastika-Sudikerta  memperoleh suara 49,69 persen.

Dari survei yang diselenggarakan Indonesian Research Center (IRC), Pasti-Kerta memperoleh suara 50,01 persen. Sementara PAS meraup dukungan sebesar 49,99 persen. Adapun hitung cepat yang digelar Jaringan Informasi Pemilu (Jarilu) juga menempatkan PAS sebagai pemenang dengan perolehan suara 50,4. Adapun Pasti-Kerta mendapat 49,6 persen. 

Pilkada Bali, Puspayoga dan Pastika Bersaing Ketat


Denpasar - Dua hasil hitung cepat menunjukkan hasil berbeda untuk Pemilihan Gubernur Bali, Rabu 15 Mei 2013 ini. Satu lembaga survei menyimpulkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Anak Agung Puspayoga-Dewa Sukrawan untuk sementara unggul dari pasangan petahana Mangku Pastika-Sudikerta. Sementara lembaga survei lain menyimpulkan sebaliknya.

Dari hasil hitung cepat versi Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Rabu, 15 Mei 2013, pasangan Anak Agung-Dewa unggul dengan 50,31persen atas pasangan Made Mangku-Sudikerta 49,69 persen. 

Peneliti SMRC, Denny Irvani menyebut margin error quick count sebesar 1 persen dengan mengambil 400 TPS sebagai sampel dari 6.371 TPS di Bali. Mengenai sebaran hasil hitung cepat,   Pastika unggul di Kabupaten Badung, Buleleng, Karangasem dan Klungkung. Sedang Puspayoga  unggul di Bangli, Denpasar, Gianyar, Tabanan dan Jembrana.

Untuk pemilihan 400 TPS sebagai sampel, kata Denny,  SMRC melihat jumlah pemilih terbanyak dan kawasan yang strategis yang tersebar di 9 kabupaten/kota di Bali. 

Sementara, penghitungan cepat Indonesia Research Centre (IRC) menunjukkan hasil berbeda. Hasilnya, 50,01 persen untuk pasangan Made Pastika dan 49,99 persen untuk Anak Agung Puspayoga. IRC mengambil 300 TPS sebagai sampel.

Pencoblosan dalam Pilkada Bali mulai berlangsung sejak pukul 07.00-13.00 WITA yang diikuti sebanyak 2.925.679 warga Bali di 6.371 TPS. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum Bali Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, mengatakan, hasil penghitungan suara akan diumumkan maksimal 10 hari pasca pencoblosan.

Garuda Indonesia Bersama Coca-Cola & Quiksilver Bersihkan Pantai Bali


Bali - Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver  menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT. Garuda Indonesia untuk bersama meningkatkan upaya mengurangi jumlah sampah di wilayah pantai Bali. Upaya ini dilakukan sebagai salah satu usaha untuk terus mengembangkan industri pariwisata Indonesia, sekaligus mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Kerjasama ini secara resmi menambahkan maskapai Garuda Indonesia menjadi mitra ketiga dalam program Bali Beach Clean Up (BBCU), program yang pertama kali dibentuk pada tahun 2008 oleh Coca-Cola Amatil Indonesia dan Quiksilver untuk membantu menangani salah satu masalah utama di Bali, yaitu jumlah sampah yang terus meningkat.

Di tahun 2013 saja, BBCU telah mengumpulkan kurang lebih 1 juta kg sampah dari lima pantai di Bali, Kuta, Jimbaran, Legian, Seminyak, dan Kedonganan, menambahkan total 14 juta kg sampah yang telah dikumpulkan sejak program ini dimulai. Melalui kemitraan yang erat dengan Bendesa Adat Kuta, Legian, Seminyak, Jimbaran, dan Kedonganan, BBCU telah berkembang menjadi sebuah program harian, dengan 74 kru pembersih pantai yang setiap hari membersihkan 9,7 km garis pantai yang paling ramai di Bali. Melalui program ini juga, CCAI dan Quiksilver menginvestasikan 4 buah traktor, 3 buah truk, dan menempatkan lebih dari 300 buah tong sampah.

Salah satu bentuk nyata dari keberhasilan program ini adalah kondisi pantai yang semakin bersih kemudian mengundang kembali para penyu untuk datang ke pantai dan meletakkan telur-telur mereka. Atas dasar itulah, BBCU kemudian mendukung Bali Sea Turtle Society yang sejak tahun 2008 telah merawat dan melepaskan lebih dari 50.000 anak-anak penyu kembali ke habitatnya di Pantai Kuta.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap untuk terus bisa membawa pengaruh signifikan dalam usaha pengurangan sampah di pulau Bali. Upaya kami memang masih sangat kecil jika dibandingkan dengan masalah lingkungan yang ada di nusantara, namun kami berharap program Bali Beach Clean Up ini bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain yang ingin mendatangkan perubahan bagi lingkungan di area di mana mereka beroperasi," ungkap CEO Garuda Indonesia, Emirsyah Satar di Jakarta, Rabu, (15/5).

Melalui penandatanganan MOU dari Bali Beach Clean Up, yang akan segera diikuti oleh festival lingkungan yang disebut sebagai Bali Big Eco Weekend tanggal 22 Juni nanti, bersama-sama dengan Coca Cola Amatil Indonesia dan Garuda Indonesia, telah menunjukkan komitmen yang tidak pernah berhenti dalam membentuk sebuah program CSR yang berkelanjutan.

Garuda Indonesia  pertama kali mengambil bagian dalam program Bali's Beach Clean Up pada bulan Desember 2012, dengan mendonasikan dua unit Beach Surf Rake yang dapat mengangkat berbagai jenis sampah dari atas pasir dengan instan, termasuk sampah seperti puntung rokok dan plastik kecil lainnya. (*/WN)

KNKT: Lion Air Jatuh di Bali, Kopilot Tak Lihat Landasan


Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengeluarkan laporan sementara hasil investigasi jatuhnya pesawat Lion Air di Bali yang terjadi pada 13 April 2013 lalu.

Laporan yang dikeluarkan Selasa (14/5/2013) menyatakan pesawat mengarah ke landasan untuk mendarat saat cuaca hujan. Kopilot sempat mengingatkan sampai dua kali bahwa ia tidak melihat landasan.

Kemudian, pilot mengambil alih kendali dan meminta percobaan pendaratan kedua kali. Namun, dalam hitungan detik, pesawat yang membawa 108 penumpang dan kru itu jatuh ke perairan dangkal di ujung landasan. Badan pesawat terbelah menjadi dua bagian. Namun, semua penumpang selamat.

KNKT tidak menjelaskan lebih rinci penyebab jatuhnya pesawat tersebut dalam laporan sementara itu. Hanya disebut pula bahwa pesawat yang jatuh jenis Boeing 737-800 dinilai layak terbang.

Atas temuan tersebut, KNKT mengeluarkan tiga rekomendasi yang menitikberatkan pada langkah segera untuk meningkatkan perhatian terhadap aspek keselamatan penerbangan.

Pertama, Lion Air diminta memastikan telah memberikan pelatihan memadai bagi pilot-pilotnya. Kedua, memastikan pilot menjalankan prosedur yang sesuai regulasi saat mengambil alih kendali pada waktu dan ketinggian kritis. Ketiga, memastikan pilot tahu bagaimana merespons saat penglihatan terbatas dan pesawat sedang di posisi altitude atau ketinggian rendah. 

3.000 Warga Asing Hadiri Peringati Bom Bali I

Denpasar - Sekira 3.000 warga asing asal Austrlia dan negara lainnya akan menghadiri peringatan tragedi Bom Bali I, yang akan digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kabupaten Badung, pada 12 Oktober 2012.

Karenanya, kini jajaran Polda Bali tengah bekerja keras mempersiapkan diri untuk mengamankan jalannya pelaksaanan peringatan Bom Bali I, agar dapat berlangsung aman dan lancar.

Wakapolda Bali Brigjen Pol Ketut Untung Yoga mengungkapkan rencana peringatan tragedi Bom Bali I itu, setelah usai menerima audiensi delegasi dari negeri Kanguru tersebut.

"Dari laporan yang disampaikan, akan ada sekira 3000 warga Australia dan warga asing lainnya datang ke Bali memperingati tragedi Bom Bali I," kata Untung Yoga saat tatap muka dengan pimpinan media dan jurnalis di Mapolda Bali, Kamis (20/9/2012).

Diantara ribuan turis yang akan mengenang tragedi kemanusiaan yang menewaskan 202 orang, adalah Perdana Menteri (PM) Australia dan mantan PM Australia, Pimpinan Australia Federal Police (AFP) dan para pejabat dan perwira senior kepolisian Australia lainnya.

"Mereka sudah berkoordinasi dengan Polda Bali. Kami siap untuk mengamankan jalannya peringatan," katanya menambahkan.

Banyaknya warga asing yang akan bergabung bersama dengan seluruh keluarga korban Bom Bali dalam peringatan itu, digelar secara besar-besaran karena diharapkan tahun ini merupakan peringatan untuk terakhir kalinya.

"Tahun ini merupakan peringatan yang ke-10 adalah peringatan terakhir kali secara seremonialnya," tambahnya.

Peringatakan terakhir dimaksudkan, agar kejadian itu tidakan akan terulang lagi di masa depan.

Sebagian besar korban tewas akibat serangan teroris Amrozi dkk adalah warga Australia sehingga mereka berkepentingan untuk mengikuti peringatan Bom Bali I yang dipusatkan di Obyek Wisata GWK, Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.

Terkait pengamanan yang dilakukan, jajaran Polda Bali telah mempersiapkan dengan baik sebelum, saat pelaksanaan dan sesudahnya, agar dapat berjalan dengan baik.

Polda Bali Siap Amankan Peringatan Bom Bali

Denpasar - Peringatan 10 tahun tragedi bom Bali pada 12 Oktober mendatang menjadi perhatian serius Polda Bali karena akan dihadiri pejabat penting dan ribuan warga Australia saat puncak peringatan di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Jimbaran. Untuk menjaga keamanan selama seremoni peringatan bom Bali, Polda Bali menyiapkan 600 hingga 1.000 personel.

"Selain di GWK kita juga amankan tempat-tempat peringatan seperti Ground Zero," ujar Wakapolda Bali Brigjen Ketut Untung Yoga kepada wartawan di Mapolda Bali, Kamis (20/9/2012) siang tadi.

Sejauh ini, Polda Bali terus berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Australia dan Kepolisian Australia atau Australian Federal Police (AFP) untuk mempersiapkan seremonial peringatan bom Bali.

"Mengapa besar-besaran, karena infonya ini merupakan peringatan terakhir. Tahun-tahun berikutnya tidak ada seremonial lagi dan kita berharap tidak ada kejadian seperti ini (bom) lagi di masa mendatang," jelas Untung Yoga.

Seperti diberitakan, pejabat penting Australia termasuk Perdana Menteri Julia Gillard dan sekitar 3.000 sampai 4.000 warga Australia direncanakan hadir dalam seremonial puncak peringatan 10 tahun bom Bali di GWK pada 12 Oktober mendatang.(Kom)

PM Australia Akan Hadiri Peringatan Bom Bali

Denpasar - Perdana Menteri (PM) Australia Julia Gillard dijadwalkan akan menghadiri peringatan sepuluh tahun Tragedi Bom Bali I, Jumat, 12 Oktober 2012 yang dipusatkan di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Jimbaran.

"Panitia dan Pemerintah Australia telah melakukan audiensi nanti akan hadir 800 hingga 1000 orang warga Australia ke GWK, termasuk Perdana Menteri Australia," kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali, Brigadir Jenderal Polisi Ketut Untung Yoga Ana, di Denpasar, Kamis.

Menurut dia, selain perdana menteri, mantan perdana menteri, Kepala Kepolisian Federal Australia, 60 pejabat senior pemerintah, 25 polisi senior, staf Kedutaan Besar Australia di Jakarta hingga politis negeri kangguru itu juga dijadwalkan hadir.

Untuk pengamanan perdana menteri, lanjut Untung Yoga Ana, akan dilakukan sesuai dengan pengamanan "very Very Important Person-VVIP" berkoordinasi dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Dia memperkirakan sekitar 4.000 orang akan memadati upacara peringatan Bom Bali I itu, termasuk dihadiri para keluarga korban baik dari Australia, Warga Negara Indonesia (WNI), maupun beberapa negara lainnya.

Menurutnya sekitar 1.000 personel polisi disiagakan di areal peringatan yakni di GWK Jimbaran, dan Monumen Tragedi Kemanusian peledakan Bom 12 Oktober 2002 di Jalan Legian, Kuta.

"Kami mengharapkan dukungan masyarakat bahwa peringatan itu bukan untuk memperingati bom, tetapi mengenang momen yang menjadi keprihatinan untuk meningkatkan kewaspadaan ke depan," katanya.

Selain mengerahkan personel, Polda Bali juga akan menempatkan beberapa alat deteksi atau "metal detector", dan gegana termasuk bantuan tambahan pengamanan dari Mabes Polri.

Nantinya, dalam peringatan itu akan dilakukan dengan kegiatan doa, dan peletakan karangan bunga.

Pemerintah Australia, lanjut Untung Yoga Ana, menyatakan bahwa peringatan sepuluh tahun peristiwa kelabu itu akan menjadi peringatan yang terakhir untuk diperingati. (Ant)

Kuasa Hukum Sebut Kasus Loeana di Bali Direkayasa



Bali - Kasus Loeana Kanginnadhi (78), terdaksa kasus dugaan penipuan, yang disidang di Pengadilan Negeri Denpasar, diduga sarat rekayasa.

Sumardan, kuasa hukum Loeana, mengatakan, pihaknya melihat adanya rekayasa kasus hingga perempuan lumpuh itu ditahan.

“Kami sudah mengajukan surat permohonan hukum terhadap klien kami ke Mahkamah Agung (MA) pada 23 Mei 2012,” ujar Sumardan di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Selasa (27/6/2012).

Pihaknya menilai ada perkara perdata yang membelit, namun telah direkayasa dijadikan perkara pidana.

Demikian pula penahanan perempuan lanjut usia yang tinggal di Puri Bukit Permai, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, itu di LP Kerobokan, sangat dipaksakan. Padahal yang bersangkutan berusia lanjut dan kondisinya sakit.

“Ibu Loeana dibawa secara paksa. Padahal usianya 78 tahun, sudah kurus kering, buta hukum, dan hanya korban orang serakah yang ingin merampas hak milik tanahnya,” paparnya.

Dia tersandung kasus jual-beli tanah 30 ribu meter persegi senilai USD 850 ribu pada 2001. Pada 2010, Putra Masagung, melaporkan Loeana ke Polda Bali dengan sangkaan penipuan dan penggelapan sebagaimana diatur Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP.

Pihaknya sudah melapor ke Mabes Polri terhadap laporan yang dinilai janggal karena perkaranya adalah sengekta perdata dan saat ini ada empat perkara perdata yang disidangkan di PN Denpasar.

”Ibu Loeana ditahan adalah target agar mau menyerahkan tanah seluas 8.640 meter persegi yang belum dibayar, dan oleh klien kami tidak dijual,” tegasnya lagi.

Karenanya, dia meminta Ketua Muda Pidana MA agar mengabulkan penangguhan penahanan Loeana.

Selain itu, MA diminta memerintahkan Ketua PN Denpasar mengalihkan pemeriksaan perkara tersebut kepada majelis hakim lain demi obyektivitas pemeriksaan.

Wow, Angka Kemiskinan di Bali Tinggal 4,2 Persen



Bali - Angka kemiskinan di Bali mencapai sekitar 4,2 persen dari jumlah penduduk Bali yang mencapai lebih dari 3,5 juta jiwa. Angka itu, kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika, nomor kedua terendah di Indonesia, setelah DKI Jakarta.

"Tapi angka itu masih bisa ditekan lagi, jumlah penduduk miskin di Bali masih bisa dikurangi," kata Pastika di Denpasar, Senin (25/6).

Dalam pengarahannya pada acara Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Bali, Gubernur mengatakan, penurunan angka kemiskinan juga tergantung kepada kebijakan-kebijakan pemerintah.

Di Bali, kata dia, untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Provinsi Bali telah meluncurkan sejumlah program penanggulangan kemiskinan, seperti Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri), Bedah Rumah dan yang terbaru Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu).

Menurut Gubernur, kemiskinan masih menjadi prioritas utama untuk diperhatikan. Itu mengingat kemiskinan akan berdampak besar jika tidak ditanggulangi. Kemiskinan sebutnya, bisa berdampak pada menurunnya kualitas SDM, kecemburuan sosial dan meningkatnya angka kriminalitas.

"Kemiskinan bisa menyebabkan hilangnya martabat manusia, sehingga orang miskin cenderung dipinggirkan, ditempatkan di belakang dan dan menyebabkan mereka menjadi minder," katanya.

Sementara itu, terkait upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali, Pemerintah Provinsi Bali mengucurkan dana hibah untuk bantuan sosial (bansos) kepada Kabupaten Karangasem pada 2012 sebesar Rp135,4 miliar. Dana tersebut disalurkan kepada 1.480 desa pakraman (adat) serta 2.707 subak dan subak abian.

Kepala Seksi Adat Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Adnyana mengatakan, bantuan kepada desa adat itu masing-masing sebesar Rp 55 juta dan bantuan kepada subak mapun subak abian sebesar Rp 20 juta setiap tahunnya. Pembinaan itu katanya, dilakukan sebagai upaya menghindari terjadinya penyimpangan penggunaan dana bansos.

"Adapun kegiatan pemantauan dan valuasi dilakukan agar penggunaan dana benar-benar mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan," katanya.

Top